tentang kita dan dunia

Ceritakan padaku sebuah mimpi

Bintang-Bintang yang Terlahir

star

star

Saya mencoba melihat-lihat Google Earth dengan melihat antar bintang dan galaksi. Dan saya menyadari, bahwa ternyata bintang itu memang terlahir. Seperti diri kita yang juga akan terlahir menjadi bintang.

Sekedar info dari Spitzer Space Telescope, yang ada di GE tersebut, menyebutkan Nebula Trifid yang merupakan awan gas dan debu pembentukan bintang raksasa yang terletak 5.400 tahun cahaya jauhnya di konstelasi Sagitarius.

Gambar Spitzer berwarna buatan ini menampilkan sisi lain dari Nebula Trifid.

Nebula Trifid

Nebula Trifid

Apabila jalur gelap debu tampak membelah nebula menjadi tiga bagian dalam gambar cahaya tampak, kawasan terang aktivitas pembentukan bintang terlihat dalam gambar inframerah Spitzer ini. Spitzer menemukan total 30 embrio bintang masif dan 120 bayi bintang yang lebih kecil di seluruh Nebula Trifid, baik di dalam jalur gelap maupun awan berpendar.

Bintang-bintang ini terlihat sebagai titik kuning atau merah. Embrio bintang adalah calon bintang yang berkembang untuk segera dilahirkan. Sepuluh dari 30 embrio masif yang ditemukan oleh Spitzer terdapat di empat inti gelap, atau “inkubator” bintang di mana bintang-bintang dilahirkan.

Para astronom yang menggunakan data dari teleskop militer Institute of Radioastronomy di Spanyol telah mengenali inti ini tetapi menduga inti tersebut belum cukup matang untuk bintang. Mata inframerah Spitzer yang sangat sensitif mampu menembus keempat inti tersebut untuk menyingkap embrio yang berkembang cepat.

Lalu dari Etalase Hubble menyebutkan: Galaksi Mini Dilahirkan.

galaksi mini

galaksi mini

Benda kecil tidak beraturan ini, yang disebut POX 186, membuktikan adanya galaksi kerdil yang sedang terbentuk. Gambar ini, yang diperoleh Teleskop Angkasa Hubble NASA, menunjukkan sinar putih kebiruan dari bintang yang baru lahir di inti galaksi, dan sebuah busur bintang. Keduanya menunjukkan benturan yang belum lama terjadi antara dua kelompok bintang dalam 100 juta tahun terakhir.

Pada akhirnya gravitasi akan menarik bintang-bintang tersebut menjadi lebih simetris. Obyek merah di tepi gambar kemungkinan besar adalah galaksi yang lebih jauh. Dari gambar Hubble terlihat bahwa POX 186 sangat kecil ukurannya sebagai galaksi, diameternya hanya sekitar 900 tahun cahaya dan hanya berisi 10 juta bintang. Sebagai perbandingan, galaksi Bima Sakti berdiameter sekitar 100

Selanjutnya masih dari Etalase Hubble, menulis, Cincin Terang Kelahiran Bintang di sekeliling Inti Galaksi.
Bidikan Teleskop Angkasa Hubble NASA ini menampilkan gugus bayi bintang yang terbentuk dalam cincin di sekeliling galaksi spiral berpalang yang disebut NGC 4314. Pembibitan bintang ini, yang isinya terbentuk dalam 5 juta tahun terakhir, adalah satu-satunya tempat di seluruh galaksi di mana bintang baru dilahirkan.

Wah, ternyata saya masih terlalu kerdil jika menganggap jagat raya ini kecil. Ada banyak galaksi di luar sana. Bahkan ada juga galaksi yang baru lahir. Kalau sepengetahuan saya waktu masih di esema, galaksi tersebut terbentuk dari gugusan bintang. Dan bintang-bintang yang terlahir baru itu, berasal dari pecahan bintang pendahulunya. Apakah itu karena tabrakan sesama bintang, ataupun ia kehancuran sendiri dari bintang tersebut, akibat gas yang ada di sana.

hancur

hancur

Tentu saja saya belajar dari hal ini. Belajar bahwa hidup ini akan terus lahir, dan terus lahir. Kita tak pernah bisa menolak, namun hanya bisa mencari kesempatan agar dapat bertahan dan menjadi pemenang. Tapi, jika ada kelahiran selalu ada kematian. Begitu juga bumi, yang dulunya dilahirkan suatu masa akan mati. Yang kita sebut dengan kiamat. Saya meyakini hal itu, akan ada. Bahkan ilmuwan sudah memprediksi kapan itu akan terjadi. Tapi percayalah kawan, Kun Fayakun. Terjadi, maka terjadilah. Dan itu hanyalah Allah SWT yang memiliki hak mahatinggi yang bakal menyerukannya. Maha benar Allah dengan segala firmannya.

Filed under: curahan hati, referensi,

4 Responses

  1. thialova mengatakan:

    Tentu saja saya belajar dari hal ini. Belajar bahwa hidup ini akan terus lahir, dan terus lahir. Kita tak pernah bisa menolak, namun hanya bisa mencari kesempatan agar dapat bertahan dan menjadi pemenang. Tapi, jika ada kelahiran selalu ada kematian. Begitu juga bumi, yang dulunya dilahirkan suatu masa akan mati. Yang kita sebut dengan kiamat. Saya meyakini hal itu, akan ada. Bahkan ilmuwan sudah memprediksi kapan itu akan terjadi. Tapi percayalah kawan, Kun Fayakun. Terjadi, maka terjadilah. Dan itu hanyalah Allah SWT yang memiliki hak mahatinggi yang bakal menyerukannya. Maha benar Allah dengan segala firmannya.

  2. mita mengatakan:

    Mati, emang kita pasti mati. sebuah bintang bisa saja tiba-tiba meledak, padahal sebelumnya ia bersinar dengan terangnya… Tapi ia mati dalam ledakan,

    hmmm…

    Mita ingin menjadi bintang yang mencari kesempatan untuk bertahan dan menang.. tapi kadang kita tidak bisa memaksa menang kalo kita dah kalah.. Tapi biarlah kalah di babak pertama, mita yakin, akan ada babak2 berikut. ^_^

    Jadi, Mita adalah bintang biru yang kecil, biru, kesedihan, duka, tapi tegar.. kalo kecil, itu mang dah kondisinya, hehe..

    Cie, mita ingin menjadi bintang biru.. Tapi mita lebih suka menjadi bintang biru yang memiliki cahaya kuning, bercampur merah. Memberi semangat dan membangkitkan gairah hidup, untuk yang lain. Namun dari dimensi lain, ia terlihat hijau, menyejukkan…

    Okelah, mungkin mita bakal ganti background FS dan primary foto dengan yang lebih logis… tapi izinkan dunk, mita menikmati kehancuran ini, sekalian menyusun taktik dan tenaga untuk memperbaiki segalanya…

    doakan bang!

  3. elldays mengatakan:

    kalau kita bisa jadi matahari,,
    kenapa cuma jadi bintang?

  4. thialova mengatakan:

    menikmati kehancuran mit???
    emang bayak ban urang aneh nak,menikmati kehancuran lah, ingin merasa benar2 terpuruk lah,

    tapi gak ada yng salah dan benar kan dalam hidup ini, kita hanya memiliki pandangan berbeda aja…

    kak, yakin suatu hari nanti mita bisa jadi bintang..
    karena usaha dan kerja keras…
    karena dunia akan memberi apa yang kita minta, tak lebih tak kurang..

    tetap semangat mit…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Photobucket

Kategori

Iklan

Adsense IndonesiaCO.CC:Free DomainCO.CC:Free DomainAdsense Indonesia

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 7 pengikut lainnya

My Profile

Romi Mardela merupakan seorang anak manusia yang terlahir sebagai anak yang selalu ingin belajar dan terus belajar (siapa juga yang tidak mau belajar, bung?)
....selengkapnya

Chat with me (id: romymardela)


yang lagi online

Aku Berpikir Maka Aku Ada

Kita mempunyai jumlah wak tu yang sama meskipun kemampuan yang kita miliki tidak sama. Tapi orang yang memanfaatkan waktu dengan lebih baik sering kali mengalahkan mereka yang punya kemampuan lebih banyak. (anonim)

Just follow me…

 

Profil Facebook Romi Mardela

Klik tertinggi

  • Tak ada

Blog Stats

  • 65,121 hits
%d blogger menyukai ini: