Ya Allah, ya Tuhanku
Cukuplah aku merasakan kuasamu. Saat ini aku hanya ingin tahu sudah sejauh apa aku belajar setelah merasakan.
Orang yang mengulangi kesalahan serupa, apakah bisa dikatakan tidak pernah belajar? Lantas, apa gunanya maaf?
Aku begitu merindukan rumah. Aku begitu merindu pulang. Hati menjerit, ketika setiap kali kehilangan rumah-rumahku. Tahukah kau kawan, ternyata tidak terlalu menyenangkan mempunyai banyak rumah.

Read the rest of this entry »
Filed under: curahan hati , sesekali aku ingin berkata tak tahu!!!
Neh, ada postingan buat Indonesia yang saya ambil dari Facebook. Di bawahnya, saya selipkan sedikit komentar yang ada di catatan itu.
Infrastruktur Saja Butuh Rp 8-10 T
09 Februari 2009 jam 23:18
Jakarta – Untuk menggapai mimpinya bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, tidak sedikit uang yang dibutuhkan. Untuk infrastruktur saja, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid memperkirakan perlu Rp 8-10 triliun.
Read the rest of this entry »
Filed under: asal-usil , Liga Chapions Asia, palembang, sriwijya FC, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan
Barangkali, tidak akan ada bedanya hari ini atau nanti. Semua pernah sama, dan semua sering berlalu. Namun ada satu hal yang tak pernah singgah atau benar-benar menghampiri hidupku.
Kalau aku berkata-kata, aku takut hanya akan terjebak pada kenistaannya. Hanya kali ini, dan hanya saat ini aku berharap lebih. Entahlah, apakah itu? aku pun tak pernah tahu.
Aku tahu ini hidup. Dan itu berarti, aku juga tahu bahwa hidup tak akan kemana-mana. Apa yang dapat kita lakukan, selain meneunggu atau mengejarnya?
Apakah harus semua hal harus kamu ingat? Atau, apa harus semua hal harus kamu dapatkan?
Kita hidup hanya menelusuri tiap tikungan aliran sungai itu. Sesekali, juga menerabas jalan yang baru. Lalu, apakah kita harus selalu benar-benar mengerti apa yang kita rasakan dan apa yang kita ucapkan?
Sama seperti sekarang-sama seperti hari ini!!!
Atau kita ga penah benar2 sendiri??
Filed under: happy , ulang tahun
usul-usil (boleh aja)